patartambunan.com                                          

Perbedaan Fat Dan NTFS Pada Windows Sistim

Perbedaan Fat Dan NTFS Pada Windows Sistim

Pada saat anda ingin melakukan format pada hardisk ataupun flashdisk, pilihan apakah ingin menggunakan sistim  FAT atau NTFS pasti sering anda temui. Tanpa terlau ada rasa ingin tahu apa saja perbedaaan antara FAT dan NTFS tersebut, biasanya kita langsung memilih NTFS saja.

Sudah tahukah anda perbedaan file sistim antara FAT dan NTFS tersebut? Untuk lebih jelasnya apa itu FAT dan NTFS serta apa saja perbedaan di antara keduanya, dibawah ini akan dijelaskan secara singkat.

FAT atau File Allocation Table adalah sebuah sistim berkas yang menggunakan struktur table alokasi berkas sebagai cara yang digunakannya untuk beroperasi. Sistim FAT pertama kali dikembangkan oleh pembuat sistim Windows yaitu Bill Gates dan Marc MCDonald pad atahun 1976-1977.

Pada saat itu sistim berkas FAT merupakan sistim berkas utama yang digunakan yang digunakan pada Digital Research Disk Operating System (DR-DOS), OpenDOS, FreeDOS, MS-DOS, IBM OS/2 dan Microsoft Windows hingga Windows Me.

FAT sistim senidri mempunyai beberapa versi, seperti dijelaskan berikut ini.

Sistim FAT

1.FAT12

FAT12 merupakan sistim berkas yang menggunakan ukuran unit alokasi yang mempunyai batas hingga 12 bit, sehingga hanya dapat menyimpan maksimum sampai 212 unit alokasi saja atau 4096 buah. FAT merupakan sistim berkas yang pertama kali digunakan pada sistim operasi MS-DOS.

Sistim FAT12 memiliki kapasitas yang sangat terbatas yaitu sampai dengan 32 Mega Byte saja, oleh sebab itu FAT12 umumnya hanya digunakan sebagai sistim berkas untuk media penyimpanan seperti floppy disk saja.

2.FAT16

FAT16 merupakan sistim berkas yang menggunakan sistim unit alokasi dengan batas hingga 16 bit, dengan demikian FAT16 dapat menyimpan hingga 216 unit alokasi (65536 buah). Sistim berkas FAT16  memiliki batas kapasitas hingga ukuran 4 giga byte.

Beberapa sistim operasi yang mendukung FAT16 adalah seperti MS-DOS (versi 4 keatas), Windows 95,  Winows 98, Windows ME, Windows NT 3.x, Windows NT 4.0, Windows 2000, Windows XP, Windows Server 2003, dan Windows Vista.

3.VFAT (Virtual FAT)

VFAT atau Virtual FAT merupakan sebuah sistim berkas varian dari FAT16 yang mendukung nama berkas panjang hingga 255 karakter. VFAT dapat di integrasikan ke dalam sistim operasi Windows95 dan Windows NT 3.51.

4.FAT32

FAT32 merupakan versi terbaru dari sistim berkas FAT yang diperkenalkan pada saat Microsoft mengeluarkan Windows 95 OEM Service Release 2. FAT32 telah bias digunakan diberbagai sistim operasi Windows seperti Windows 95, Windows 98,Windows ME, Windows 2000, Windows XP, Windows Server 2003, Windows Vista, Windows 7 ataupun Windows 8.

Beberapa kekurangan sistim berkas FAT adalah seperti proses pengaksesan file yang dikenal jauh lebih lambat jika file terfragmentasi dan bagian-bagiannya tersebar berjauhan dalam disk. Dalam hal pencarian free cluster, FAT melakukan pemeriksaan pada tabel FAT untuk menemukan free cluster.

Berikutnya FAT32 tidak memiliki metode untuk melakukan perbaikan dan pemulihan data, sehingga file sistem FAT sangat rentan terhadap kerusakan. Dari sisi efisiensi, file sistim FAT dinilai lebih boros dalam menggunakan space yang ada dalam disk.

 NTFS (New Technology File System)

NTFS  atau New Technology File System merupakan sistim berkas yang dikenalkan dan digunakan oleh Microsoft dalam sistim operasinya seperti sistem operasi Windows NT, yang terdiri dari Windows NT 3.x (NT 3.1, NT 3.50, NT 3.51), Windows NT 4.x (NT 4.0 dengan semua service pack miliknya), Windows NT 5.x (Windows 2000, Windows XP, dan Windows Server 2003), serta Windows NT 6.x (Windows Vista dan Windows 7).

NTFS dinilai lebih unggul di bandingkan dengan file sistim FAT karena memiliki fitur penting yang tidak dimiiliki oleh sistim berkas FAT seperti pengaturan akses atau (access control) siapa saja yang berhak mengakses sebuah berkas atau direktori, tersedianya fitur management quota yang dapat dilakukan dengan mengatur berapa banyak kapasitas yang bisa digunakan untuk setiap user dan adanya fitur enkripsi serta toleransi terhadap kesalahan yang dikenal dengan fault tolerance.

Beberapa fitur yang dimiliki NTFS adalah seperti directory hashing, attribute direktory, directory caching, dan belakangan Microsoft diketahui menambahkan kemampuan yang hebat ke dalam sistim NTFS agar mampu menjalankan kinerja yang tinggi.

Selanjutnya yang menjadi kelebihan NTFS dibanding sistim FAT adalah kemampuannya yang bersifat extensible atau dapat diperluas yaitu dengan menambahkan sebuah fungsi yang baru dalam sistim operasi tanpa harus melakukan perombakan desain secara signifikan.

Oke, demikian dulu artikel Perbedaan Fat Dan NTFS Pada Windows Sistim semoga bermanfaat untuk anda.

Baca juga artikel ini Cara Format Flashdisk Dengan Mudah





Share This -->

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.

Trik Komputer Gratis © 2015